Breaking NewsUji Sertifikasi DPIB SMKN 1 Kalianget Sukses Digelar, 25 Siswa Ikuti Sertifikasi Juru Gambar Konstruksi   |   RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Hadirkan Layanan Terapi Wicara, Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Masyarakat   |   Satlantas Polres Sumenep Beri Pelayanan Samsat Keliling ke Pulau Raas   |   Berkembang Isu Tak Sedap, Sarjana Kependidikan Disebut Belum Bisa Mengajar, Ini Tanggapan Kadisdik Sumenep   |   Bupati Sumenep Isi Jabatan Strategis, Tegaskan Kekosongan Tak Boleh Berlarut   |  
BeritaKesehatanPemerintahan

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Hadirkan Layanan Terapi Wicara, Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Merahputihnews.id - Sumenep, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep di bawah kepemimpinan Direktur perempuan, dr. Erliyati, terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas

Sumenep, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep di bawah kepemimpinan Direktur perempuan, dr. Erliyati, terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Terbaru, rumah sakit daerah tersebut menghadirkan layanan terapi wicara di Poli Rehabilitasi Medik.

Layanan ini ditujukan untuk membantu pasien yang mengalami gangguan komunikasi, mulai dari kesulitan berbicara, keterlambatan bicara (speech delay), hingga gangguan bahasa dan menelan, baik pada anak-anak maupun orang dewasa.

Masyarakat di ujung timur Pulau Garam Madura kini tidak perlu lagi khawatir jika mengalami kendala berbicara. Kehadiran layanan terapi wicara ini diharapkan menjadi solusi tepat dengan penanganan profesional dari tenaga kesehatan yang kompeten. Adapun layanan ini ditangani oleh terapis wicara, Aisyah Shinta Balqis.

Direktur RSUD Sumenep, dr. Erliyati, menyampaikan bahwa kehadiran layanan terapi wicara merupakan bagian dari upaya rumah sakit dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih lengkap dan menyeluruh.

“Kami terus berupaya menghadirkan layanan kesehatan yang komprehensif. Terapi wicara menjadi salah satu layanan penting, khususnya bagi pasien yang membutuhkan rehabilitasi untuk meningkatkan kemampuan komunikasi dan kualitas hidup,” ujarnya.

Ia menjelaskan, layanan ini dapat membantu masyarakat dalam mengatasi berbagai gangguan, seperti kesulitan berbicara, keterlambatan bicara pada anak, hingga pemulihan kemampuan komunikasi pasca stroke.

Menurutnya, terapi wicara juga diperuntukkan bagi pasien yang mengalami gangguan bahasa, kesulitan menelan, serta berbagai masalah komunikasi lainnya. Dengan penanganan yang tepat dan dilakukan secara rutin, kemampuan komunikasi pasien dapat meningkat secara bertahap.

Lebih lanjut, dr. Erliyati mengungkapkan bahwa masih banyak orang tua yang terlambat membawa anaknya untuk mendapatkan terapi karena menganggap keterlambatan bicara sebagai hal yang wajar.

“Padahal kondisi tersebut perlu segera ditangani oleh tenaga medis. Kami mengimbau masyarakat untuk segera berkonsultasi apabila menemukan tanda-tanda keterlambatan bicara pada anak,” imbaunya.

Layanan terapi wicara ini tidak hanya diperuntukkan bagi anak-anak, tetapi juga bagi pasien dewasa yang mengalami gangguan komunikasi akibat stroke maupun gangguan neurologis lainnya.

“Masyarakat tidak perlu ragu memanfaatkan layanan ini. Deteksi dan penanganan sejak dini sangat berpengaruh terhadap keberhasilan terapi,” pungkasnya.

Ditulis oleh: admin

Tombol Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *