Breaking NewsPemkab Lumajang Optimalkan DBHCHT untuk Kesejahteraan Masyarakat dan Pemberantasan Rokok Ilegal   |   Jamin Keselamatan Kerja Buruh Rentan, Ribuan Pekerja di Lumajang Bakal Dapat BPJS Ketenagakerjaan Gratis   |   Revitalisasi Jalan PB Sudirman Lumajang Disambut Positif Pelaku Usaha, Diharapkan Dongkrak Ekonomi Pusat Kota   |   MPLS 2026/2027, Kominfo Lumajang Perkuat Literasi Digital Pelajar Cegah Hoaks dan Judi Online   |   Satlantas Polres Sumenep Bagikan Jaket kepada Pengguna Jalan Lewat Program Mahameru Lantas   |  
BeritaPemerintahanPendidikan

MPLS 2026/2027, Kominfo Lumajang Perkuat Literasi Digital Pelajar Cegah Hoaks dan Judi Online

Merahputihnews.id - Lumajang, Ribuan pelajar baru di Kabupaten Lumajang mulai memasuki lingkungan sekolah dengan tantangan baru di era digital. Selain dituntut mampu

Lumajang, Ribuan pelajar baru di Kabupaten Lumajang mulai memasuki lingkungan sekolah dengan tantangan baru di era digital. Selain dituntut mampu beradaptasi dengan lingkungan belajar, mereka juga perlu memiliki kemampuan menggunakan internet secara aman, mengenali informasi yang benar, serta melindungi diri dari berbagai risiko di ruang digital, seperti judi online, hoaks, hingga penyalahgunaan media sosial.

Melihat kondisi tersebut, Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Lumajang memperkuat edukasi literasi digital bagi pelajar melalui kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027.

Edukasi tersebut menjadi bagian dari upaya membangun generasi muda yang tidak hanya mampu menggunakan teknologi, tetapi juga bijak, cerdas, dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan ruang digital.

Sejumlah lembaga pendidikan, mulai jenjang SD hingga SMA/SMK di Kabupaten Lumajang, mengajukan permohonan narasumber kepada Dinas Kominfo untuk memberikan pembekalan literasi digital kepada peserta didik baru selama rangkaian MPLS berlangsung.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lumajang, Mustaqim, mengatakan perkembangan teknologi memberikan banyak manfaat bagi dunia pendidikan. Namun, di sisi lain, kemajuan teknologi juga menghadirkan berbagai tantangan yang perlu dipahami oleh pelajar sejak dini.

“Anak-anak kita adalah generasi digital. Karena itu, mereka tidak cukup hanya mampu menggunakan perangkat teknologi, tetapi juga harus memiliki kemampuan memilih informasi yang benar, menjaga keamanan data pribadi, beretika di media sosial, serta memahami risiko seperti judi online dan berbagai bentuk penyalahgunaan ruang digital,” ujar Mustaqim.

Dalam kegiatan literasi digital tersebut, Dinas Kominfo memberikan pemahaman kepada para pelajar mengenai penggunaan media sosial secara bijak, cara mengenali informasi palsu atau hoaks, pentingnya menjaga jejak digital, keamanan akun dan data pribadi, hingga kewaspadaan terhadap berbagai modus kejahatan digital.

Pranata Humas Ahli Pertama Dinas Kominfo Kabupaten Lumajang, Hendri Setiawan, dalam paparannya di SMA Negeri 3 Lumajang, Selasa (14/7/2026), menekankan pentingnya pelajar memahami dampak negatif judi online.

Menurutnya, judi online tidak hanya dapat menimbulkan kerugian finansial, tetapi juga berpotensi memengaruhi pola pikir, perilaku, prestasi belajar, hingga masa depan generasi muda.

“Judi online dirancang untuk membuat pengguna terus mencoba dan sulit berhenti. Pelajar harus memahami bahwa ruang digital juga memiliki risiko, sehingga jangan mudah tergoda oleh ajakan atau iklan yang mengarah pada aktivitas tersebut,” jelas Hendri.

Melalui penguatan literasi digital sejak awal tahun ajaran, Pemerintah Kabupaten Lumajang berharap para pelajar dapat menjadikan teknologi sebagai sarana untuk belajar, berkarya, berkreasi, dan mengembangkan potensi diri.

Dengan bekal literasi digital yang memadai, generasi muda diharapkan mampu menjadi pengguna teknologi yang cerdas, kritis, aman, dan bertanggung jawab, sekaligus mampu menghadapi berbagai tantangan di era transformasi digital.

Ditulis oleh: Zamri

Tombol Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *