Breaking NewsPemkab Lumajang Optimalkan DBHCHT untuk Kesejahteraan Masyarakat dan Pemberantasan Rokok Ilegal   |   Jamin Keselamatan Kerja Buruh Rentan, Ribuan Pekerja di Lumajang Bakal Dapat BPJS Ketenagakerjaan Gratis   |   Revitalisasi Jalan PB Sudirman Lumajang Disambut Positif Pelaku Usaha, Diharapkan Dongkrak Ekonomi Pusat Kota   |   MPLS 2026/2027, Kominfo Lumajang Perkuat Literasi Digital Pelajar Cegah Hoaks dan Judi Online   |   Satlantas Polres Sumenep Bagikan Jaket kepada Pengguna Jalan Lewat Program Mahameru Lantas   |  
BeritaKesehatanPemerintahan

Musim Penghujan, Cegah DBD — Diskominfo Sumenep Mulai Lakukan Siaran Keliling

Merahputihnews.id - Sumenep, Memasuki musim penghujan yang rentan meningkatkan populasi nyamuk Aedes aegypti, Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo)

Sumenep, Memasuki musim penghujan yang rentan meningkatkan populasi nyamuk Aedes aegypti, Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) mulai menggencarkan kegiatan Siaran Keliling (SILING) sebagai upaya edukasi dan pencegahan dini terhadap Demam Berdarah Dengue (DBD). 14/11/2025

Kepala Diskominfo Sumenep, Indra Wahyudi, ST., MT., menyampaikan bahwa program SILING ini digerakkan untuk memberikan informasi langsung kepada masyarakat agar lebih waspada dan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Kami turun ke sejumlah titik di seputaran Kota Sumenep untuk mengingatkan masyarakat pentingnya melakukan pencegahan DBD sejak dini, terutama saat curah hujan mulai meningkat,” ujarnya.

Dalam kegiatan SILING tersebut, Diskominfo terus mengkampanyekan gerakan 3T, yang merupakan adaptasi program 3M dalam pencegahan DBD, yakni:

Menguras tempat penampungan air secara rutin, seperti bak mandi dan drum.

Menutup rapat semua wadah penyimpanan air agar tidak menjadi tempat nyamuk bertelur.

Mengubur atau mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menampung air, seperti ban bekas, kaleng, botol, dan wadah lainnya.

Indra menegaskan bahwa DBD dapat dicegah apabila masyarakat bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan dan menghilangkan sarang nyamuk di sekitar rumah.

“Kami berharap masyarakat tidak hanya mendengar imbauan, tetapi juga langsung mempraktikkannya. Pencegahan DBD membutuhkan peran aktif seluruh warga,” tambahnya.

Diskominfo berencana melanjutkan SILING secara bertahap ke wilayah lain di Kabupaten Sumenep, terutama daerah dengan risiko tinggi kasus DBD.

Dengan langkah ini, pemerintah berharap angka penyebaran DBD di musim penghujan dapat ditekan dan kesehatan masyarakat tetap terjaga.

Ditulis oleh: admin

Tombol Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *