Breaking NewsMadura Culture Festival 2026 Tak Sekadar Budaya, Satlantas Polresta Sumenep Hadirkan Pelayanan Publik di Stadion A. Yani   |   Taman Adipura Hibur Warga dengan Lagu Pop, Kurang Mencerminkan Karakter Budaya Lokal   |   Tim Kurvei Bapenda Sumenep Gelar Jumat Bersih di Depan Stadion A. Yani Pangligur   |   Penyalahgunaan Tupoksi Berpotensi Berujung Pidana Korupsi   |   Pelanggaran Tupoksi Dapat Berujung Tanggung Jawab Hukum   |  
BeritaBudayaPemerintahanPendidikan

Taman Adipura Hibur Warga dengan Lagu Pop, Kurang Mencerminkan Karakter Budaya Lokal

Merahputihnews.id - Sumenep, Taman Adipura yang lebih dikenal masyarakat sebagai Taman Bunga Sumenep menjadi salah satu ruang publik yang ramai dimanfaatkan warga

Sumenep, Taman Adipura yang lebih dikenal masyarakat sebagai Taman Bunga Sumenep menjadi salah satu ruang publik yang ramai dimanfaatkan warga untuk beristirahat dan bersantai. Namun, penggunaan pengeras suara di kawasan tersebut yang memutar sejumlah lagu bergenre pop mendapat masukan dari masyarakat. 29/8/2026

Taman Adipura selama ini menjadi salah satu tempat berteduh dan berkumpul bagi masyarakat Kabupaten Sumenep. Tidak hanya warga lokal, kawasan tersebut juga kerap menjadi tempat persinggahan para peziarah dari luar daerah yang berkunjung ke Keraton Sumenep maupun Masjid Jamik Sumenep.

Suasana taman yang diiringi lagu-lagu pop melalui pengeras suara dinilai sebagian warga kurang mencerminkan karakter budaya lokal Madura yang menjadi identitas Kabupaten Sumenep.

Salah seorang warga Kota Sumenep yang enggan disebutkan namanya menyampaikan masukan kepada awak media Merah Putih News agar musik yang diperdengarkan di ruang publik tersebut lebih mengedepankan lagu-lagu daerah Madura.

“Mas, tolong sampaikan ke pengelola Taman Adipura ini. Masyarakat jangan dihibur dengan lagu pop, mending dihibur dengan lagu-lagu Madura,” ujarnya.

Menurutnya, pemutaran lagu-lagu Madura di ruang publik bukan hanya sebagai hiburan, tetapi juga dapat menjadi sarana memperkenalkan dan melestarikan budaya daerah, khususnya kepada generasi muda dan pengunjung dari luar daerah.

“Tujuannya agar para remaja dan pengunjung dari luar daerah bisa mengenali lagu-lagu daerah seperti Tanduk Majeng, Keraben Sape dan Pajjer Laggu,” tambahnya.

Ia berharap pengelola Taman Adipura dapat mempertimbangkan masukan tersebut dengan membuat konsep pemutaran musik yang lebih bernuansa lokal. sehingga suasana taman tetap nyaman sekaligus memiliki karakter budaya Sumenep.

Taman Adipura sendiri memiliki posisi strategis karena berada di kawasan pusat Kota Sumenep dan menjadi salah satu ruang publik yang mudah diakses masyarakat maupun wisatawan.

Karena itu, keberadaan musik yang diperdengarkan melalui pengeras suara diharapkan tidak sekadar menjadi hiburan, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai media pengenalan budaya lokal.

Masukan warga tersebut diharapkan menjadi perhatian pengelola, terutama dalam upaya menjadikan Taman Adipura bukan hanya sebagai ruang terbuka untuk bersantai, tetapi juga sebagai salah satu etalase budaya Madura bagi masyarakat dan wisatawan yang datang ke Sumenep.

Ditulis oleh: admin

Tombol Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *