Tumpahan Air Garam Makan Korban, Satlantas Bersama Damkar Bergerak Cepat Atasi Jalan Licin
Merahputihnews.id - Sumenep, MerahPutihNews.id – Tumpahan air garam yang menetes dari truk pengangkut garam diduga menjadi penyebab jalan licin hingga mengakibatkan sejumlah
Sumenep, MerahPutihNews.id – Tumpahan air garam yang menetes dari truk pengangkut garam diduga menjadi penyebab jalan licin hingga mengakibatkan sejumlah pengguna jalan mengalami kecelakaan lalu lintas tunggal. Salah satu korbannya dilaporkan seorang perempuan berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN). 30/10/2026
Peristiwa tersebut memicu kekhawatiran masyarakat, mengingat tumpahan air garam dari kendaraan pengangkut hasil produksi garam berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor.
Bahkan, sebuah video kejadian kecelakaan tersebut beredar di media sosial TikTok. Sejumlah netizen turut mengungkapkan bahwa tumpahan air garam juga banyak ditemukan di kawasan Pinggirpapas dan sekitarnya.
Masyarakat pun berharap pemerintah daerah bersama Satlantas Polresta Sumenep segera mengambil langkah tegas dengan melakukan sweeping terhadap truk pengangkut garam. Kendaraan yang tidak memenuhi standar keselamatan, terutama yang membiarkan muatannya menetes ke jalan, perlu mendapatkan penindakan sesuai ketentuan.
Merespons kondisi tersebut, sekitar pukul 07.00 WIB, anggota Satlantas Polresta Sumenep bersama petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Sumenep bergerak cepat melakukan penyemprotan di Jalan Slamet Riyadi, Sumenep, untuk membersihkan sisa air garam yang menyebabkan permukaan jalan licin.
Aksi cepat peduli keselamatan tersebut dilaksanakan dalam rangka Operasi Patuh 2026, sebagai upaya mencegah terjadinya kecelakaan sekaligus menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah hukum Polresta Sumenep.
Kasat Lantas Polresta Sumenep, Kompol Eko Aprianto, S.I.K., M.H., melalui kegiatan tersebut menunjukkan bahwa kepedulian terhadap keselamatan pengguna jalan tidak hanya sebatas pengaturan dan penindakan lalu lintas, tetapi juga diwujudkan melalui tindakan nyata di lapangan.
Kegiatan ini juga sejalan dengan semangat Jogo Sumenep CAKANG, yakni Cerdas, Akuntabel, Komunikatif, Adaptif, Nurani, dan Guyub, sebagai komitmen menghadirkan pelayanan kepolisian yang humanis serta memperkuat sinergi bersama masyarakat.
Masyarakat berharap aksi cepat tersebut tidak berhenti pada pembersihan jalan semata. Pengawasan terhadap kendaraan pengangkut garam juga perlu ditingkatkan agar tidak ada lagi air garam yang tercecer di sepanjang jalan dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas. Jangan sampai jalan raya berubah menjadi ancaman hanya karena kelalaian kendaraan pengangkut garam.
Ditulis oleh: admin
