Breaking NewsUMKM Kalianget Menanti Langkah Bupati Fungsikan Pelabuhan untuk Arus Wisatawan, Demi Peningkatan Ekonomi dan PAD   |   SMK Negeri 1 Kalianget Gelar Istiqosah dan Prosesi Pelepasan Kelas XII, Siap Terjun ke Dunia Kerja dan Bangku Kuliah   |   Wujudkan Niat Berqurban Sejak Dini Melalui Tabungan Qurban di BPRS BS   |   BPRS Bhakti Sumekar Tegaskan Komitmen Dukung Pendidikan Melalui Layanan Syariah Inklusif   |   Polantas Menyapa dan Patroli Mobil ETLE di Lingkar Barat Sumenep   |  
BeritaEkonomiPemerintahan

UMKM Kalianget Menanti Langkah Bupati Fungsikan Pelabuhan untuk Arus Wisatawan, Demi Peningkatan Ekonomi dan PAD

Merahputihnews.id - Sumenep, Puluhan pelaku UMKM yang menempati kawasan Terminal Kalianget, Kabupaten Sumenep, mengeluhkan sepinya aktivitas penumpang dan wisatawan di area terminal.

Sumenep, Puluhan pelaku UMKM yang menempati kawasan Terminal Kalianget, Kabupaten Sumenep, mengeluhkan sepinya aktivitas penumpang dan wisatawan di area terminal. Kondisi tersebut dinilai berdampak langsung terhadap menurunnya pendapatan pedagang kecil yang selama ini menggantungkan penghasilan dari kedatangan para penziarah luar daerah.

Di kawasan terminal tersebut, berdiri puluhan kios dan lapak kuliner yang disiapkan untuk melayani wisatawan maupun penziarah yang hendak menuju kawasan religi Asta Yusuf. Namun hingga kini, aktivitas ekonomi di dalam terminal terlihat lesu lantaran banyak bus wisata tidak diarahkan masuk ke area terminal.

Para pelaku UMKM menilai belum adanya ketegasan dari petugas terminal menjadi salah satu penyebab utama terminal tampak kosong. Bus-bus rombongan wisata disebut lebih memilih berhenti di luar kawasan terminal dengan alasan akses peziarah menuju pelabuhan dan lokasi tujuan dianggap terlalu jauh bila bus masuk terminal.

“Kalau bus wisata masuk ke terminal, pedagang bisa hidup. Sekarang terminal kosong melompong, sementara kami setiap hari menunggu pembeli yang tidak kunjung datang,” ungkap salah seorang pelaku UMKM kepada awak media MERAHPUTIHNEWS.ID, Minggu (10/5/2026).

Menurutnya, keberadaan pelabuhan wisata di dalam kawasan Terminal Kalianget seharusnya dapat dimaksimalkan oleh Pemerintah Kabupaten Sumenep sebagai pusat keberangkatan wisatawan dan penziarah. Selain membantu perputaran ekonomi masyarakat kecil, langkah tersebut dinilai mampu mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor retribusi wisata dan transportasi.

Ia juga menegaskan, pengoperasian pelabuhan wisata di area terminal dapat menjadi solusi untuk mengurai kepadatan kendaraan dan antrean penumpang di Pelabuhan Timur lintasan Kalianget–Talango yang selama ini sering mengalami kemacetan, terutama saat akhir pekan dan musim ziarah.

“Kalau pelabuhan wisata di terminal difungsikan, wisatawan bisa langsung masuk ke sini. UMKM hidup, PAD meningkat, dan kemacetan di pelabuhan timur juga bisa berkurang,” ujarnya.

Para pelaku usaha berharap Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo segera mengambil langkah konkret untuk mengaktifkan fungsi pelabuhan wisata di kawasan Terminal Kalianget. Mereka menilai fasilitas yang telah tersedia seharusnya tidak dibiarkan terbengkalai tanpa aktivitas yang berdampak bagi masyarakat sekitar.

Selain meminta optimalisasi pelabuhan wisata, para pedagang juga berharap adanya regulasi tegas terkait kewajiban bus wisata masuk ke kawasan terminal agar aktivitas ekonomi masyarakat kecil kembali bergerak dan kawasan terminal tidak lagi terlihat mati tanpa aktivitas.

Ditulis oleh: admin

Tombol Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *