Breaking NewsKadis dan Kabid Tata Lingkungan DLH Sumenep Terjun Langsung Pangkas Pohon di Jalan Raya Kalianget   |   Wisatawan Mulai Berdatangan Nikmati Liburan di Pulau Gililabak, Pemkab Sumenep Dinilai Kecolongan PAD   |   Belajar Bersama, Bertumbuh Bersama: Pengalaman Baik Asistensi Mengajar PADP UM di SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi   |   Peringati HUT ke-45, Koperasi Konsumen Wanita Potre Koneng Gelar Pasar Murah dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis   |   Kanit Regident dan Kanit Turjawali Pimpin Pengawalan dan Pengamanan Calon Jamaah Haji Kabupaten Sumenep   |  
Uncategorized

Belajar Bersama, Bertumbuh Bersama: Pengalaman Baik Asistensi Mengajar PADP UM di SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi

Merahputihnews.id - Program Asistensi Mengajar merupakan salah satu implementasi kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar

Program Asistensi Mengajar merupakan salah satu implementasi kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar secara langsung di lingkungan satuan pendidikan. Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya belajar mengenai teori pendidikan di bangku perkuliahan, tetapi juga memperoleh pengalaman nyata dalam menghadapi dinamika dunia sekolah.

Tim Asistensi Mengajar Program Studi Pendidikan Administrasi Perkantoran Universitas Negeri Malang melaksanakan kegiatan Asistensi Mengajar selama empat bulan, yaitu mulai Februari hingga Mei. Kami ditempatkan di SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi, Kabupaten Malang, sebuah sekolah yang memiliki budaya disiplin, religius, serta lingkungan belajar yang aktif dan kolaboratif.

Pada tahap awal pelaksanaan kegiatan, kami melakukan observasi sekolah yang diawali dengan pengantaran oleh dosen pembimbing akademik. Kegiatan dilanjutkan dengan pembagian guru pamong, observasi awal kelas yang akan diajar, penyusunan jadwal harian, serta perencanaan program kerja yang disesuaikan dengan kebutuhan sekolah. Tahap ini menjadi langkah penting untuk memahami budaya sekolah sekaligus menentukan kontribusi yang dapat kami berikan selama program berlangsung.

Pengalaman mengajar menjadi bagian paling berkesan selama mengikuti Asistensi Mengajar. Siswa-siswi di SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi memiliki karakter aktif dan rasa ingin tahu yang tinggi sehingga proses pembelajaran berlangsung menyenangkan. Meskipun terdapat beberapa kendala seperti keterbatasan akses internet maupun tantangan teknis lainnya, suasana kelas yang interaktif justru memudahkan kami dalam menyampaikan materi pembelajaran.

Kegiatan sekolah juga memberikan pengalaman baru yang bermakna. Setiap hari kami hadir pukul 06.15 WIB untuk mengikuti kegiatan Morning Spiritual Gathering (MSG) yang dilanjutkan dengan salat dhuha bersama. Kegiatan ini memberikan pembelajaran berharga bahwa pendidikan tidak hanya berorientasi pada akademik, tetapi juga pembentukan karakter spiritual peserta didik maupun pendidik.

Selain kegiatan pembelajaran di kelas, mahasiswa Asistensi Mengajar turut terlibat dalam berbagai unit kerja sekolah. Pada unit humas, kami membantu pembuatan konten branding sekolah sebagai media publikasi kegiatan pendidikan. Pada piket guru, kami membantu pendataan siswa yang tidak hadir, terlambat, maupun pengelolaan administrasi izin siswa. Di unit perpustakaan, kami berkontribusi dalam pengelolaan alur buku mulai dari pencatatan, penyampulan buku, pemasangan kode pemindaian, hingga penginputan data anggota baru.

Kegiatan administrasi juga dilakukan di unit Tata Usaha dengan membantu penyortiran dokumen siswa seperti ijazah, kartu keluarga, serta berkas administrasi siswa baru maupun siswa kelas akhir. Selain itu, pada unit laboratorium program keahlian, kami membantu persiapan perangkat pembelajaran, menangani kendala teknis, serta menjadi garda depan pelayanan bagi tamu yang berkunjung ke gedung laboratorium. Kami juga turut dilibatkan dalam persiapan pelaksanaan STS, SAS, dan PSAJ mulai dari penyiapan lembar jawaban komputer, pengawasan ujian, hingga rekapitulasi hasil ujian.

Salah satu praktik baik yang kami lakukan adalah pengembangan modul ajar untuk mata pelajaran Teknologi Perkantoran materi Dokumen Berbasis Digital kelas X Manajemen Perkantoran yang kemudian diajukan dalam pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Dalam proses pembelajaran, kami menerapkan metode pembelajaran interaktif melalui penggunaan media presentasi serta platform kuis digital seperti Zep Quiz, Quizizz, dan Kahoot guna meningkatkan partisipasi siswa.

Program literasi juga menjadi fokus penguatan pembelajaran. Literasi digital diterapkan melalui pemanfaatan video pembelajaran sebagai pemahaman awal materi, sedangkan literasi nondigital dilakukan melalui penggunaan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) cetak agar siswa tetap terbiasa membaca dan memahami materi secara langsung tanpa bergantung sepenuhnya pada perangkat digital.

Selama pelaksanaan kegiatan, kemampuan komunikasi dan kerja tim menjadi aspek penting yang terus kami kembangkan. Komunikasi langsung dengan guru maupun sesama anggota tim menjadi strategi efektif untuk membangun koordinasi yang baik. Melalui kegiatan diskusi dan focus group discussion, setiap anggota tim diberikan kesempatan menyampaikan ide dan pendapat sehingga tercipta suasana kerja kolaboratif. Pengalaman ini secara tidak langsung melatih kemampuan manajemen waktu, kepemimpinan, public speaking, serta meningkatkan rasa percaya diri mahasiswa dalam lingkungan profesional.

Program Asistensi Mengajar memberikan banyak pembelajaran berharga bagi kami sebagai calon pendidik. Melalui berbagai pengalaman tersebut, kami belajar memahami karakter siswa, beradaptasi dengan budaya sekolah, serta mengembangkan kompetensi pedagogik dan sosial. Umpan balik positif dari guru pamong menjadi motivasi tersendiri bahwa pengalaman yang kami peroleh telah membentuk kesiapan awal untuk menjadi pendidik di masa depan.

Melalui kegiatan ini, kami menyadari bahwa kualitas pendidikan tidak hanya terpusat di kota besar. SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi menjadi bukti bahwa sekolah di wilayah Kabupaten Malang mampu menghadirkan fasilitas, sistem pembelajaran, dan lingkungan pendidikan yang maju serta mendukung perkembangan peserta didik secara optimal. Harapannya, kemajuan pendidikan seperti ini dapat terus berkembang dan merata di berbagai daerah di Indonesia.

Program Asistensi Mengajar menjadi pengalaman yang tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter, kedewasaan berpikir, serta kesiapan menghadapi dunia kerja pendidikan. Besar harapan kami agar pengalaman ini menjadi langkah awal untuk terus berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia di masa mendatang.

Ditulis oleh: admin

Tombol Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *