Uji Sertifikasi DPIB SMKN 1 Kalianget Sukses Digelar, 25 Siswa Ikuti Sertifikasi Juru Gambar Konstruksi
Merahputihnews.id - Sumenep, Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Bina Konstruksi kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang
Sumenep, Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Bina Konstruksi kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang konstruksi. Hal ini dibuktikan melalui kegiatan Uji Sertifikasi bagi siswa jurusan Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan (DPIB) di SMK Negeri 1 Kalianget yang berlangsung sukses dan lancar, Senin (13/04/2026).
Sebanyak 25 siswa kelas XII DPIB mengikuti Uji Sertifikasi Juru Gambar Pemula Konstruksi (Jenjang 2) yang dilaksanakan di ruang AutoCAD DPIB. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Bina Konstruksi bekerja sama dengan Balai Jasa Konstruksi Wilayah IV Surabaya.
Kepala SMK Negeri 1 Kalianget, Zainul Sahari, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya menegaskan pentingnya kegiatan ini sebagai tolok ukur kemampuan siswa di akhir masa studi. Ia berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan kesempatan tersebut secara maksimal untuk mengukur tingkat kompetensi, baik yang sudah memenuhi standar maupun yang masih perlu ditingkatkan.

“Uji sertifikasi ini menjadi momentum penting untuk mengetahui sejauh mana kemampuan siswa sesuai dengan kurikulum dan standar industri,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Program Keahlian DPIB, Nia Tyas Anggareni, S.Pd., M.T., menyampaikan bahwa Uji Kompetensi Keahlian (UKK) bertujuan memastikan kualitas lulusan sekaligus memberikan sertifikasi sebagai bukti kompetensi yang diakui.
“UKK tidak hanya mengukur kemampuan siswa, tetapi juga menjadi jembatan kerja sama dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDIKA) dalam menyiapkan tenaga kerja yang siap pakai,” jelasnya.
Adapun asesor yang terlibat dalam pengujian ini adalah Mohammad Ali Sa’id, S.Pd., dan Rico Prasetyo, S.IP. Bentuk ujian meliputi praktik menggambar desain bangunan menggunakan AutoCAD, ujian daring, serta sesi tanya jawab. Materi yang diujikan mencakup Building Information Management, Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), Time Schedule, hingga laporan pengawasan proyek.
Para asesor menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memfasilitasi siswa memperoleh sertifikat kompetensi yang diakui, menjamin mutu lulusan, serta menyelaraskan kemampuan siswa dengan kebutuhan dunia kerja. Selain itu, sertifikasi ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing lulusan, baik untuk memasuki dunia kerja, melanjutkan karier, maupun berwirausaha.
Pelaksanaan kegiatan ini juga mengacu pada Undang-Undang Jasa Konstruksi Nomor 2 Tahun 2017 yang mewajibkan setiap tenaga kerja di bidang konstruksi memiliki Sertifikat Kompetensi Kerja. Selain itu, pengguna jasa juga diwajibkan mempekerjakan tenaga kerja bersertifikat.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, SMKN 1 Kalianget semakin mempertegas komitmennya dalam mencetak lulusan yang kompeten, profesional, dan siap bersaing di dunia industri konstruksi.
Ditulis oleh: admin
