Breaking NewsPemkab Lumajang Optimalkan DBHCHT untuk Kesejahteraan Masyarakat dan Pemberantasan Rokok Ilegal   |   Jamin Keselamatan Kerja Buruh Rentan, Ribuan Pekerja di Lumajang Bakal Dapat BPJS Ketenagakerjaan Gratis   |   Revitalisasi Jalan PB Sudirman Lumajang Disambut Positif Pelaku Usaha, Diharapkan Dongkrak Ekonomi Pusat Kota   |   MPLS 2026/2027, Kominfo Lumajang Perkuat Literasi Digital Pelajar Cegah Hoaks dan Judi Online   |   Satlantas Polres Sumenep Bagikan Jaket kepada Pengguna Jalan Lewat Program Mahameru Lantas   |  
BeritaBudayaPemerintahan

Bupati Sumenep Ungkapkan Makna Kemerdekaan ke-80 : “Tugas Kita adalah Menegakkan Keadilan dan Menjaga Persatuan”

Merahputihnews.id - Sumenep, Sebelum menghadiri upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 yang digelar di halaman Kantor Pemerintah Kabupaten Sumenep, Bupati Sumenep,

Sumenep, Sebelum menghadiri upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 yang digelar di halaman Kantor Pemerintah Kabupaten Sumenep, Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH., MH., menyampaikan refleksi penuh makna tentang arti kemerdekaan bagi bangsa Indonesia.

Dengan mengenakan baju adat Jawa Tengah, Bupati Fauzi menegaskan bahwa kemerdekaan yang dinikmati saat ini bukanlah hadiah, melainkan hasil dari perjuangan panjang rakyat Indonesia.

“Kemerdekaan adalah buah dari perjuangan rakyat, dari darah dan keringat wong cilik yang dipimpin oleh Bung Karno dan para pendiri bangsa. Karena itu, tugas kita hari ini adalah melanjutkan perjuangan itu dengan menegakkan keadilan sosial, menjaga persatuan nasional, dan memperkuat gotong royong,” ujarnya. 17/8/2025

Lebih lanjut, Bupati menekankan bahwa 80 tahun Indonesia merdeka harus menjadi momentum untuk memperkokoh kedaulatan rakyat, meningkatkan kesejahteraan, dan mewujudkan Indonesia yang lebih maju.

“Delapan puluh tahun Indonesia merdeka berarti kita sudah melalui berbagai dinamika. Saat ini, tugas kita adalah memastikan kedaulatan tetap terjaga, rakyat semakin sejahtera, dan Indonesia terus melangkah menuju kemajuan,” tegasnya.

Refleksi ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kemerdekaan bukan sekadar simbol, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa, termasuk masyarakat Sumenep, untuk terus mengisi kemerdekaan dengan karya nyata.

Ditulis oleh: Andi

Tombol Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *