Breaking NewsLeletnya Birokrasi Membuat Warga Kecewa, Pagar Rumah Miring Akibat Pohon Angsana   |   Satlantas Polres Sumenep Ikuti Upacara Bendera, Beri Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas di SMAN 2 Sumenep   |   Bupati Sumenep Tekankan Empat Harapan Utama kepada Komisioner KI Periode 2025–2029   |   Mantan Kepala Bapenda Enggan dengan Kata Pisah, Dedi Kasih dan Motivasi Dilanjutkan serta Ditingkatkan Kaban Baru   |   Polantas Menyapa, Satlantas Polres Sumenep Tekankan Pentingnya Tertib Berlalu Lintas   |  
BeritaBudayaPemerintahan

Bupati Sumenep Ungkapkan Makna Kemerdekaan ke-80 : “Tugas Kita adalah Menegakkan Keadilan dan Menjaga Persatuan”

Merahputihnews.id - Sumenep, Sebelum menghadiri upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 yang digelar di halaman Kantor Pemerintah Kabupaten Sumenep, Bupati Sumenep,

Sumenep, Sebelum menghadiri upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 yang digelar di halaman Kantor Pemerintah Kabupaten Sumenep, Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH., MH., menyampaikan refleksi penuh makna tentang arti kemerdekaan bagi bangsa Indonesia.

Dengan mengenakan baju adat Jawa Tengah, Bupati Fauzi menegaskan bahwa kemerdekaan yang dinikmati saat ini bukanlah hadiah, melainkan hasil dari perjuangan panjang rakyat Indonesia.

“Kemerdekaan adalah buah dari perjuangan rakyat, dari darah dan keringat wong cilik yang dipimpin oleh Bung Karno dan para pendiri bangsa. Karena itu, tugas kita hari ini adalah melanjutkan perjuangan itu dengan menegakkan keadilan sosial, menjaga persatuan nasional, dan memperkuat gotong royong,” ujarnya. 17/8/2025

Lebih lanjut, Bupati menekankan bahwa 80 tahun Indonesia merdeka harus menjadi momentum untuk memperkokoh kedaulatan rakyat, meningkatkan kesejahteraan, dan mewujudkan Indonesia yang lebih maju.

“Delapan puluh tahun Indonesia merdeka berarti kita sudah melalui berbagai dinamika. Saat ini, tugas kita adalah memastikan kedaulatan tetap terjaga, rakyat semakin sejahtera, dan Indonesia terus melangkah menuju kemajuan,” tegasnya.

Refleksi ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kemerdekaan bukan sekadar simbol, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa, termasuk masyarakat Sumenep, untuk terus mengisi kemerdekaan dengan karya nyata.

Ditulis oleh: Andi

Tombol Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *